Ada
pembelajaran unik dalam silabus perburuan madu. Survival dasar akan
terpola dengan sendiri-nya. Adaptasi lingkungan... berguru pada alam.
Tanda dan jejak bisa tanda alamiah... ataupun rambu ikonik yang
sengaja di bikin para pemetik madu belantara. Tumpukan batu mengarahkan
pada alur tempuh.. sementara noktah/bercak warna kuning di bebatuan
adalah nektar bunga, yg kadang tumpah dari kantung perut, penyimpan
khusus yang ada pada bagian lebah. Bercak itu sebagai indikasi mudah,
bahwa tak jauh dari lokasi itu terdapat sarang.
Semakin banyak bercak..
semakin menunjukkan peluang bakal ditemui multi sarang dari beda
koloni/masyarakat lebah. Sedang pada lokasi sarang, paska survey awal,
para pemetik akan meninggalkan tanda sementara. Bisa dari sekedar
potongan ranting... sebagai pesan singkat. Don't Disturb...this point has been claimed! sarang madu
sekitar ini sudah ada tim yang bakal petik.
![]() |
noktah bee-poolen lebah. |
Next, ada lagi skill
tingkat advance. Yaitu kemampuan daya endus dan identifikasi jenis bunga
(pohon hutan) apa saja yang telah didatangi para lebah pekerja. Dan
swear, menguasai ilmu ini syangiattt syuliiiiiiit sekaleeeeee......,
Bagi saya, skill seperti ini mestinya, or lebih layak di miliki oleh sebagian profesi botanist. Semacam kemampuan yang dimiliki Grader, dilingkup usaha bisnis tembakau. Menentukan kadar kualitas dengan mengandalkan daya endus konvensional. Dan bisa jadi oknum macam ini memang memiliki perangkat sinyal feromon level atas dibanding kemampuan manusia umumnya. Pelajaran seperti ini mestinya telah banyak di ajarkan secara turun-temurum dikalangan suku pedalaman. Sebagai konsekuensi imbal-balik ketergantungan dan efek kenal habitat lebih dekat. Mengacu pula pada pola kehidupan suku indian, dibenua amrik. Bahwa nilai kearifan lokal sejak dini telah ditanamkan. Bahkan sebagaimana di ketahui dalam proses pemberian nama saja, suku Indian selalu mengaitkan dengan gelagat alam yang terjadi saat orok lahir.
Bila di tunjang perangkat tehnologi dan aplikasi-nya, mestinya urusan melacak keragaman muasal nektar bunga yang dikumpulkan oleh para pekerja bisa mudah dilakukan. Dan madu hutan yang dikatakan sebagai madu multi-flora bisa di-sensus. Berasal dari bunga apa saja... Seberapa jauh daya jangkau terbang dari pola spot searching..., selanjutnya menentukan di titik geografis lansekap mana saja yang mereka datangi. Vegetasi dominan apa... Ah! rasa-nya pekerjaan macam ini bakal menyenangkan.
Tehnologi remote sensing adalah jawabannya. di sinergikan dengan transmitter khusus, setelah sebelumnya membekali beberapa specimen "Lebah pekerja percobaan" dengan penyertaan chip super-mungil yang diikat di bagian tubuh mereka. Sinyal bekerja.... selanjutnya tinggal sinkronisasi pemantauan deteksi gerak dilayar monitor. Remote sensing dan sub-aplikasi di rana pemetaan. Next, setelah di plotting zona area, dilakukan kroscek ulang visual sensus. Dan boleh berandai-andai, ngayal dikit... semoga satu kesempatan yang hadir dan saya turut dalam ekspedisi macam ini. hehehe.....,
Kembali fitrah apa ada-nya,
Cukuplah sebagai awal... jika mengijinkan, semoga daya endus saya bekerja optimal. Bekerja berdasar naluri... dan angin serta-merta mengirimkan aromatik bunga dan sekar. Amin... akhiru kalam.
Kembali fitrah apa ada-nya,
Cukuplah sebagai awal... jika mengijinkan, semoga daya endus saya bekerja optimal. Bekerja berdasar naluri... dan angin serta-merta mengirimkan aromatik bunga dan sekar. Amin... akhiru kalam.
Thank you for nice article. Sanay Industries Most Herbs Supplier in India. Our transactions transcend global boundaries reaching the corridors of the Middle East, South America & Europe. The ultimate collection of Herbs has made us a trendsetter in the market.
ReplyDelete