Saturday, July 31, 2010

Hiking & Lokasi Sarang Lebah

Letih dengkul... pegel betis. Liku setapak... turun-tanjak. Dengung satwa... bivak para perambah.. pertanda buka lahan. Aksi deras hujan basuh hijau tajuk dan belukar. Menyusup lorong ilalang.... himpun lagi ion negatif.
Yah, ini sekedar beberapa kesempatan luang yang kami lakukan. Ketika di gayut stagnan jengah, pelarian akrab dengan alam. Sekaligus terapi kesehatan, murah meriah. Salah satunya cukup ber-HIKING disekitar perbukitan, lepas jauh kota Mataram. Cukup kelompok kecil. Ajang silaturahmi semesta dan baur warga dusun.
Dan bagi saya tentu ada muatan lain. Ini menjadi peluang untuk mendapatkan informasi letak sarang lebah hutan, dari para perambah yang keluar-masuk belantara. Dan seperti biasa, harus menghargai kode etik yang berlaku umum. Pihak informan selalu minta dilibatkan dalam aksi rencana panen. Bisa dengan gabung secara personal atau utus pihak keluarga yang ktiban amanat. Tentu selayak kompensasi porsi rupi'ing yang disepakati.
Setidaknya, inilah bentuk konsep kearifan lokal yang sudah lama terjalin. Habblum minannas... sosialisasi antar manusia.... kedekatan manusia dengan alam. Dan sekaligus paket kesetaraan mahluk dihadapan sang Pencipta. Mensyukuri berkah yang tersedia untuk dimanfaatkan secara arif dan bijaksana. Sinambung lestari.......,



titian bambu...


country road... take me Home


pokok pohon mati...biasa menjadi salah satu tempat mukim yg biasa
disukai
kawanan Apis dorsata.



para ibu pemetik daun kecipir


bunga liar... disalah satu sudut liku setapak
mengundang selera serangga hutan untuk mampir hirup nektar...,

spot terbuka... huma diatas bukit


jalur lintas bukit yang menuju Kawasan Hutan Lindung Kerandangan, Senggigi

boleh narsis daripada anarkis!!!!

Thursday, July 29, 2010

memburu 'getah' si Apis dorsata....,

Kompilasi Foto (koleksi pribadi) :
momen diambil sekaligus saat dokumentasi video panen madu yang terposting sebelumnya....,


persiapan senjata asap....,

climber gaek....,

kawanan Apis dorsata kerubung sisa sarang....,

menembus ranting bambu...,

smile on the branch... fun and fine job
Align Center

walah... klo jd tukang jepret, sy gak punya ksempatan narsis
jadi cukup pajang kaki... identifikasi above surface level


tangga bambu alamiah....,

Apis dorsata si lebah jumbo...


bopong hasil panen...

sumber tulisan :
http://maduterapi.blogspot.com/2007/12/f-lebah-yang-belum-bisa-dibudidaya.html

perihal Apis Dorsata
Lebah madu Apis dorsata dalam bahasa daerah disebut tawon gung (Jawa), tawon odeng atau lebah gadang (Sunda), madu sialang (Palembang), manye atau muanyi (Kalimatan Barat) dan orang Inggris menyebutnya “dian honey bee”. Dalam bahasa Indonesia disebut lebah hutan atau lebah raksasa. Mau dan lilin yang dihasilkannya merupakan produk unggulan. Panjang lebah pekerja Apis dorsata sekitar 1,9 cm. Lebah jenis ini dikenal memiliki sifat yang cukup ganas dan tak segan-segan menyerang musuhnya secara berkawanan bila diusik. Sifatnya liar dan galak. Jenis lebah ini berkembang hanya di kawasan sub tropis dan tropis Asia, seperti Indonesia, Filipina, India dan Nepal.
Apis Dorsata adalah jenis lebah hutan Asia yang paling produktif menghasilkan madu. Lebah ini membuat sarang dengan hanya satu sisi dan menggantung pada dahan atau ranting pohon langit-langit terbuka bisa setinggi 30 m, juga pada tebing-tebing atau jurang terjal bebatuan. Habitat seperti ini membuat para ilmuwan mengalami kesulitan dan bahkan sampai sekarang belum berhasil membudidayakan Apis Dorsata dalam stup (kotak koloni). Sudah banyak percobaan dilakukan dalam rangka membudidayakan Apis Dorsata, namun belum membuahkan hasil.
Menurut Dr Ir Erwan MSi dari Fakultas Peternakan Universitas Mataram, NTB, lebah jenis ini banyak dijumpai di hutan Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sumba (NTT), Deli, Bengkulu atau Lampung (Sumatera Utara/Selatan) yang selama ini memang dikenal pula sebagai daerah penghasil madu Apis Dorsata yang terbesar dan bermutu prima. Sisiran sarang Apis Dorsata dapat mencapai 2 x 1 meter dengan hasil madu rata-rata 10-20 kg. Kalau koloni besar mencapai 35-50 kg madu per sarang. Produksi lilin bisa mencapai 3-4 kg per koloni.
Dalam hal sumber pakan, lebah hutan bisa mengambil bermacam-macam nektar dari berbagai pohon dan bunga yang tersebar di hutan, termasuk pula berbagai tumbuhan obat yang memiliki kandungan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Sumber pakan yang beragam seperti ini disebut dengan sumber multi flora.
Dalam hal habitasi. Sarang lebah madu hutan hidup dalam alam terbuka. Sisiran sarang madu hutan terkadang bergelantungan di berbagai dahan pohon, bebatuan, tebing-tebing terjal atau gua-gua. Habitasi seperti ini membuat madu hutan agak kesulitan untuk diternakan atau dibudidayakan.
Dalam hal kadar air. Lebah hutan yang hidup di alam bebas memiliki kadar air yang lebih tinggi, sekitar 24 sampai 28%. Penyebabnya adalah sarang lebah hutan berada dalam ruang terbuka, sehingga langsung terpengaruh iklim. Madu hutan merupakan produk organik, karena ia dipanen langsung dari hutan. Kehidupan lebah hutan sama sekali tidak ada campur tangan dari manusia, sehinga kemungkinan terkontaminasi bahan-bahan kimia sangat kecil bahkan tidak ada.
Apis Dorsata adalah jenis lebah spesial Asia karena ia tidak terdapat di luar Asia. Untuk di Indonesia, lebah hutan Apis Dorsata dapat ditemukan di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya, dan Kepulauan Nusa Tenggara kecuali di Paparan Sahul. Jumlahnya diperkirakan sekitar 30.000 koloni. Untuk di Pulau Jawa, lebah dari spesies ini sudah sangat jarang ditemukan karena menipisnya hutan tropis sebagai sumber pakan utama Apis Dorsata.
Hingga kini, Apis Dorsata memiliki beberapa spesies. Namun ada dua spesies yang paling dikenal serta memiliki jumlah populasi yang besar, antara lain Apis Dorsata Been Honey yang hanya terdapat di Sulawesi dan Apis Dorsata Brescillicula yang ada di Filipina. Ciri khasnya adalah bentuk dan ukuran tubuhnya lebih besar bila dibandingkan dengan lebah-lebah lainnya. Pada bagian tubuh dan sayapnya berwarna hitam gelap dengan belang berwarna kuning.


Saturday, May 29, 2010

Honey as face Toner... O my honey....

Khasiat Madu Sebagai Toner Kulit

Untuk mengencangkan, melembutkan dan melembabkan kulit, campurkan 1 buah kulit jeruk ditambah satu sendok makan madu dalam blender hingga halus. Gosokan perlahan campuran madu tadi ke wajah dan biarkan selama 15 menit. Lalu basuh wajah Anda dengan air hangat untuk membersihkan campuran tadi. jika mau sedikit repot, dengan tips yang kami berikan di atas Anda dapat menciptakan produk-produk bak spa di rumah. Jangan ragu untuk meracik madu dengan bahan-bahan alami lainnya. Mengingat madu memang produk yang paling luar biasa untuk kecantikan, karena banyak terkandung enzyme. bermanfaat, vitamin dan mineral.

Tapi, yang harus benar-benar diingat, sebelum Anda melakukan eksperimen, sebaiknya pastikan produk madu yang Anda beli 100 % murni. Dan bagi Anda yang alergi pada madu, sebaiknya jangan mencoba resep ini.


Selamat mencoba.!



referensi :
http://www.klipingku.com/2009/07/khasiat-madu-sebagai-toner-kulit/




pingin "cantik"...ya mau di-MADU???


ARTIKEL : Madu & Kecantikan Wanita

Wait! jangan dulu apriori dengan judul di atas. Ini sekedar trik penghantar bahasa demi menarik minat baca. Mungkin ntar ada 'efek' tergerak untuk upaya...permak diri, cukup dengan langkah mandiri. Silahkan lanjut bila berkenan... (terlanjur 'sakit hati' mohon maap!).


Sejak dulu kala kecantikan adalah modal utama kaum hawa, tak heran jika para wanita berupaya dengan berbagai cara untuk menjaga keindahan tubuh mereka. Salah satu bahan alami, yang sejak jaman dulu dipercaya penuh dalam menjaga kecantikan adalah madu. Hingga kini, madu digunakan dalam berbagai produk kecantikan dari produk untuk kulit hingga perawatan rambut. Madu merupakan humectant yang berarti memiliki kemampuan untuk menarik dan mengikat kelembaban. Kemampuan kulit untuk mempertahankan kelembaban merupakan faktor penting untuk menjaga kelembutan, kekenyalan dan kelenturan kulit. Sejalan dengan bertambahnya usia, kulit kehilangan kemampuannya untuk mengikat air yang mengakibatkan kulit kering atau keriput. Pengaruh lingkungan tak kalah buruknya bagi kulit, seperti terpapar polusi dan berbagai zat kimia. Ketimbang kocek habis untuk perawatan di spa, sebenarnya kita bisa melakukan perawatan pribadi dengan bahan yang paling alami, yakni madu. Zat alami yang terkandung dalam madu membantu tubuh menjalankan fungsinya dalam melembabkan kulit. Lebih dari itu, madu alami cocok untuk segala jenis kulit, bahkan bagi kulit yang sangat sensitif sekalipun. Sebuah penelitian terbaru menyebutkan efektivitas madu sebagai antimicrobial agent, yang berfungsi mencegah pertumbuhan bakteri. Menurut Janice Cox, penulis buku “Natural Beauty at Home”, kandungan antimicrobial dalam madu membuatnya bermanfaat dalam perawatan jerawat ringan. Berbeda dengan produk-produk perawatan jerawat lainnya, kandungan pelembab dalam madu tak membuat kulit kering.
Hasil penelitian terbaru itu juga mengembangkan proses menggunakan madu untuk menciptakan alpha hydroxy acids (AHAs). AHAs merupakan kandungan penting yang ada dalam setiap krem kulit dan pelembab karena fungsinya sebagai pengelupasan kulit. Perawatan dengan cara pengelupasan ini berguna untuk meningkatkan perbaikan sel kulit dan meremajakan kulit. Namun, cara ini juga bisa menyebabkan kulit teriritasi, jadi dengan menambahkan pelembab alami dari madu membuat produk AHAs jadi lebih sempurna. Jika Anda termasuk orang yang senang mengambil manfaat madu alami untuk memoles kecantikan Anda, nggak ada salahnya untuk menyimak tips khasiat madu untuk kecantikan berikut. Siapa tahu Anda bisa lebih cantik dan fresh” tentunya.

1. Menyejukan Kulit (Untuk Kulit Berjerawat Ringan)
Campurkan 1/2 cangkir air hangat dengan 1/4 sendok teh garam. Dengan menggunkan cotton bud oleskan langsung ke bagian yang berjerawat. Beri tekanan dengan kapas selama beberapa menit, untuk melembutkan bagian tersebut. Gunakan kapas, oleskan madu pada bagian yang berjerawat. Biarkan selama 10 menit. Lalu basuh dan tepuk-tepuk perlahan hingga keringkan.

2. Masker Pengencangan Wajah

Dari beberapa penelitian terungkap, madu yang dipergunakan sebagai masker wajah, sangat efektif menghambat proses penuaan dini dan keriput. Berminat ? coba oleskan madu murni pada wajah Anda dan biarkan selama kira-kira 15 menit, hingga mengering. Setelah kering, basuhlah wajah Anda dengan air hangat.

3. Mandi Untuk Kulit Berkilau
Hasil penelitian Janice Cox terungkap, madu menimbulkan efek yang luar biasa pada kulit. Salah satunya adalah membuat kulit berkilau. Untuk melembabkan, melembutkan dan membuat kulit berkilau, bawa serta sebotol madu saat Anda mandi. Oleskan ke kulit dan tepuk-tepuk dengan kedua tangan hingga mengering. Sementara menepuk-nepuk kulit, madu akan lengket di kulit Anda. Basuhlah bekas madu yang lengket tersebut setelah Anda selesai. Dan Anda bisa menikmati hasilnya dengan kulit yang nampak cantik nan cerah !!!

4. Mandi Madu
Ini bukan lagunya Elvie Sukaesih ! Percaya atau tidak, khasiat mandi madu ini sudah dilakukan sejak zaman ratu Cleopatra. Untuk mendapatkan aroma yang manis dan kulit lembut, tambahkan 1/4 hingga 1/2 cangkir madu di air mandi Anda.

5. Scrub Madu
Masih seputar manfaat untuk kulit, madu juga dapat dipergunakan untuk mengelupas kulit mati (scrubbing). Campurkan 1 sendok teh madu dengan sedikit tepung almond ke telapak tangan Anda. Gosokkan perlahan ke wajah sebagai scrub wajah. Lalu basuh wajah Anda dengan air hangat untuk mengangkat madu.

6. Pembersih Wajah Setiap Hari
Caranya sangat sederhana dan mudah, campurkan 1 sendok makan madu dengan sedikit susu bubuk di telapak tangan. Oleskan di wajah untuk membersihkan semua kotoran dan make-up, dan lalu basuh hingga bersih dengan air hangat.

7. Rambut Berkilau
Agar rambut berkilau dan mudah diatur, campurkan 1 sendok makan madu, perasan satu jeruk nipis, dan sedikit air hangat. Bilas rambut Anda dengan shampo seperti biasa dan lalu tuangkan campuran tadi pada rambut. Keringkan rambut dengan cara biasa.

8. Conditioner Rambut
Di luar dari manfaat untuk rambut berkilau, madu juga dapat menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala. Coba campurkan 1/2 cangkir madu dan satu sendok makan minyak zaitun. Oleskan merata ke rambut dan kulit kepala, lalu ambil penutup rambut dan biarkan selama 30 menit dalam keadaan tertutup. Setelah 30 menit, keramasi dengan shampo dan bilas rambut Anda seperti biasa.


Sumber : http://www.klipingku.com/2009/07/khasiat-madu-untuk-kecantikan/

Thursday, April 15, 2010

stok terbatas...madu baru

stok madu terbaru...,
stok terbatas... madu semakin baru kian bagus di konsumsi. Hanya tersedia 9 botol. Zona petik wilayah kaki Gunung Rinjani - Lombok Utara. Bagi yang berminat silahkan order dan kontak di 081-936-712337 (xL).

THIS STOCK has SOLD-OUT





Saturday, March 13, 2010

knapa Madu meletup ???

Pada banyak temuan kasus, pertanyaan diatas acap kali berulang. Sebagian bilang ini merupakan prilaku 'normal' madu alam. Kerap diantara muncul sejumlah alibi umum. Bahwa madu, memiliki kandungan gas yang memang mudah untuk memuai saat disimpan kondisi tertutup, dalam media storage. Mirip tabiat soda (meletup saat diguncang). Bedanya, madu lebih unik. contoh kasus, pada wadah simpan, bahkan tanpa subsidi guncang-pun, saat penutup dibuka mampu (sering) keluar bunyi dentum kecil. Sekalipun dengan genangan yang sedikit.
Referensi lain bahkan mengatakan. Prilaku ini akibat pada madu terdapat simbion khusus, yaitu 'mikroba' penghasil semacam gas soda alami. Dan sebagai sebuah Hipotesa sah saja berlaku.

Next,
Sisi lain, saya melakukan sekedar observasi sederhana ala-kadarnya. Terkait dengan tabiat letup alamiah sang madu. Saya mencoba analogi-kan dengan teori partikel gas terlarut. Bekal ilmiah materi teori-teori Gas dalam sesi pelajaran praktek pengetahuan dasar Penyelaman (Diving). Singkat mudahnya, udara yang kita hirup, terdapat kandungan partikel gas (sesuai komposisi ; Nitrogen~Oksigen~gas-gas lain) yang larut dalam tubuh seorang penyelam. Kadar jumlah-nya semakin meningkat dengan level kedalaman. Sejalan waktu aksi penyelaman. Kadar partikel gas telah larut, berpenetrasi dalam tubuh. Sesuai aturan standar penyelaman. Saat diver hendak menuju permukaan harus melakukan ascent rate (laju naik) secara perlahan. Berkurang tekanan air sesuai hukum pembalikan, akan menyebabkan sejumlah gas terlarut tadi ikut mengembang. Terlepas dari tubuh secara berangsur. Jika dilakukan dengan kecepatan naik (ascent rate) mendadak akan berakibat fatal. Dapat terkena penyakit penyelaman, Dinamakan 'Decompresi sickness'. Nitrogen Narcosis. sebagai salah satu dampak. Fenomena persis sama seperti saat kita membuka botol minuman ber-soda dengan tiba-tiba. Tentu akan meletup. Buka pelan... soda terlarut akan berhembus perlahan. Desis ala kadarnya...., BINGO! selanjutnya dari poin ini kita akan membahas kasus madu...,

SAMPEL KASUS
:
Observasi ini dilakukan pada madu alam asli yang baru di panen. Tersimpan di wadah botol leher sempit... dengan genangan hampir penuh mendekati ujung atas botol. ikuti keterangan urut gambar.


* Sebagai catatan, tutup atas berupa sumbat kayu/plastik. Bukan tutup yang ber-ulir. Biasanya, Tekanan gas terjadi pada selisih 'ruang' antara batas puncak genangan madu dengan sisi bawah sumbat. Terdapat akumulasi timbunan Gas yang mendorong ke atas. Subsidi tekan pada sumbat.
Secara alami, berangsur durasi waktu, timbunan gas ini mampu mendorong, bahkan melemparkan sumbat penutup. Kerap di-sertai bunyi letupan kecil. (anggap saja fenomena POP-OFF)

*bunyi letupan kadang bisa sedikit 'besar' klo penutup sumbat kita buka mendadak.


* Dua kondisi maksud ilustrasi. Fenomena Pop-Off alamiah ketika timbunan gas melontarkan sumbat. Gas terbebas sesuai petunjuk arah panah.

Nah! di poin ini kian terfokus kondisi teori partikel gas terlarut. URGENT NOTE : sebagai catatan khusus. Madu (kondisi ini) tersimpan dengan 2 safety penutup. sumbat plastik + penutup ber-ulir. Akumulasi gas 'ruang-antara', tidak dapat melontar sumbat akibat cengkraman tutup ber-ulir. Timbunan gas tadi jenuh.
Di kondisi ini sekalipun botol di jungkir-balik, Madu dalam botol tidak bergerak leleh penuhi 'ruang antara'. Secara fisik, pada genangan atas madu terdapat kumpulan buih beku kecoklatan. Dalam hitungan sekian detik buka-lah kedua penutup. yg tipe ulir+sumbat. Biasanya tidak timbul bunyi letup.


* Setelah tahap 2 tadi, berurutan buka 2 safety pnutup. Selang beberapa detik kemudian pasang lagi sumbat-nya. Gas jenuh yang terlarut pada madu.. kini termampat-kan lagi. Ditambah sedikit udara sejumlah 'ruang antara' yang sempat terbuka sebelumnya.

NOTE ; Biarkan beberapa jenak......, sesuai ilustrasi udara (gas) mampat menekan keseluruh ruang dalam botol. Terjadi fenomena penetrasi gas jenuh & udara tambahan yang tertekan sumbat.
Physically, tidak terlihat perubahan drastis. Tapi bila dicermati akan tampak sedikit gerakan puncak genangan madu hentak turun saat sumbat terpasang.


* Selang detik kemudian,
Segera lepaskan tutup sumbat. Subsidi tambahan udara tadi kini telah mengAKTIFkan gas jenuh. Kini secara fisik fenomena partikel gas terlarut jelas terlihat mata.
Ditandai dengan perubahan drastis pada genangan cairan madu dalam botol. Layer/ lapisan bawah biasa kliatan lebih bening. sementara lapisan setengah genangan madu ke atas mulai terlihat efek buih. Berwarna kabur... tampak partikel gelembung size kecil. Gas jenuh (partikel gas terlarut) mulai bereaksi. Bergelok perlahan..., Bisa dimaklumi karena sifat cair (liquiditas) madu memang pekat. Gas mulai menanjak secara alamiah menuju ke atas...,


* Penampakan kemudian,
partikel gelembung gas yang beranjak naik menemui kesulitan akibat terhambat unsur kepekatan madu. Proses filterisasi, pemisahan antara materi cairan dengan timbunan gas jenuh berupa gelembung-2 kecil berlangsung spontan. Rongga celah (ruang antara) di leher botol terlalu sempit, saat terjadi penyaringan partikel gelembung gas (mantan gas jenuh) yang terjebak dalam zat liquid madu.
Selanjutnya gelegak gelembung udara keluar via mulut botol. Menumpahkan sejumlah liquid madu.Terus berlangsung hingga meloloskan partikel gelembung udara/gas tadi. Akan berhenti sampai pada kapasitas kecukupan ruang normal.

KESIMPULAN (sementara) :
Madu memiliki kemampuan daya serap terhadap partikel udara. Alibi ini mungkin bisa dikaitan terhadap anggapan salah satu referensi, mengatakan tentang khasiat abilitas madu mengikat kadar oksigen (O2) yg larut dalam darah. Support suplemen asupan bagi kinerja yang diperlukan tubuh, penunjang aktivitas & vitalitas rutinitas keseharian.
Salah satu laman usaha maya penjual madu, bahkan ber-asumsi tehnik peras madu yang baru di petik, akan beda dengan 'mutu' madu yang diambil dari sarang dengan cara di-tiris. Konon asumsi mereka tehnik peras dapat menyebabkan madu memiliki busa lebih banyak. Orang lombok menyebutnya Kowoq. Padahal secara ilmiah gak terbukti jika berdasarkan teori partikel gas terlarut tadi. Adapun sisa warna ke
coklatan yang biasa tertimbun di genangan puncak madu, adalah propilis, lem alami yang digunakan para lebah pekerja menyulam sarang mereka.
Semoga wacana ini bermanfaat.

I'm the 'bubble maker'....

Thursday, December 24, 2009

stok madu.... baru nih!!!

Deskripsi :
sajian kemas paket 1 liter lengkap sarang lebah Hutan.
lokasi ambil : Hutan kawasan Gunung Rinjani - pulau Lombok
Tanggal petik panen: 10 Desember 2009
order direct call / sms : 081-936-712337 (xL) / 081-237-22337 (Simpati)


this STOK has sold out!!!!